(Juma’t, 11 Mei 2012) Thanks God That’s Friday! Pas Hari jum’at saya berumur 24 tahun, hari dimana segala amalan-amalan mendapat pahala yang berlimpah dihari itu. Mulai pukul 00:00, hapeku bunyi bertubi-tubi. Bukan bunyi nada alarm yang kadang saya setting untuk membangunkanku shalat isya jika saya amat sangat mengantuk dan khawatir tertidur pulas setelah Maghrib, melainkan itu nada bunyi sms dari Keluarga, sahabat, teman dan murid-muridku yang berisi ucapan selamat ulang tahun dan doa-doa terbaik di umurku yang ke 24 ini. Alhamdulillah, senang rasanya ketika orang-orang terdekatku selalu mengingatku meskipun kini saya berada di tempat yang jauh dari mereka. Semoga Allah selalu melimpahkan Rahmatnya untuk mereka ^_^
I am in 24th
KeLas PerTamaKu
Doing by Learning...itu rumus yang saya aplikasikan ketika mengahadapi kelas ini. Saya tak pernah mengikuti kegiatan pelatihan ajar-mengajar, tidak pernah belajar tentang metode-metode mengajar ini-itu. Yang saya punya adalah pengalaman juga semangat untuk selalu belajar ini-itu darimanapun dan siapapun. Sambil saya belajar, sambil mempraktekkannya. Sayapun banyak bertanya ini-itu pada seorang teman di kantor saya yang kebetulan juga adalah seorang instruktur di jurusan Komputer. Dia lebih senior dan memiiki pengalaman dalam menghadapi situasi kelas yang selalu berbeda. Dialah orang yang saya anggap nyambung untuk sharing mengenai berbagai kesulitan yang saya hadapi selama mengajar. Saya juga ingin bertanya dengan beberapa teman yang lain, hanya saja saya menemukan sedikit kesulitan dalam berkomunikasi dengan mereka karena punya latar belakang bahasa yang berbeda, jadinya malah saya jadi tidak faham. Jadilah dia temanku yang saya rasa amat sangat membantuku dalam pekerjaan. Jika ada kata yang lebih tinggi dari Terima Kasih, mungkin itulah yang akan saya katakan pada temanku itu.
Dear You..............
Rasa “Nano-nano” di bulan February
Rindu Rumah
Yang Terdalam
Bahasa yang kutahu tinggalah rasa.
Rasanya dukaku kian mereda,
rasanya aku telah mulai lupa bagaimana lukaku yang pernah menganga cukup lama,
dan semua telah kembali pada suatu hari yang biasa.
Tak ada yang mesti kupuja ketika terjaga
Tak ada wajah yang muncul ketika aku menutup mata
Tak ada lagi yang meraja didalam jiwa
Tak ada lagi catatan-catatan hati tentang sebuah nama
Tak ada lagi cinta diam-diam yang kupelihara
Tak ingin lagi menyimpan cemburu dan rindu yang menyesakkan dada
Tak perlu juga menyimpan duka dengan air mata hanya karena harapan jauh dari nyata
Bukan karena aku telah mati rasa, tapi karena aku benar-benar sudah paham bagaimana menerima yang ada, menerima apa yang menjadi Kehendak-NYA dan menikmatinya.
Allah pasti mendengar segala doa yang kupinta,
Jika DIA menunda, berarti perlu bersabar untuk menunggu sampai waktunya tiba.
Sungguh aku percaya bahwa Allah Maha Mengetahui yang terbaik untuk Hamba-NYA.
Senyumku masih dapat melengkung sempurna,
Semua lagu masih selalu merdu ditelinga,
aku sedang menikmati apa yang kupunya;
Sahabat dan teman-teman baik dengan segala warna yang mereka bawa dalam hidupku yang sederhana.
Keluarga tercinta, tempatku selalu ingin pulang untuk berbagi bahagia, juga ketika aku lelah menghadapi dunia.
Mereka membuatku merasa ada, mereka orang-orang luar biasa yang menerimaku apa adanya.
Mereka seperti bintang-bintang di angkasa yang cahayanya kupinjam sebagai lentera ketika berjalan sendiri diruang hampa
Setiap hari rasanya selalu ingin bersyukur pada-NYA karena aku punya mereka.
Terima kasih telah mau menjadi bagian dalam hidupku yang biasa-biasa saja.
Semoga Allah swt selalu melimpahkan Rahmat-NYA untuk Keluargaku, Sahabatku, juga teman-temanku yang istimewa (worship)
NB: Lewat tulisan ini, saya ingin menyampaikan rasaku untuk; Bapak, Mama’, Kakak dan Adek. Juga untuk; Soulmateku/Sahabatku (Eris, Mitha, Nhawar), Teman ceritaku (wie cipit), Kembarku (AlF), si ondeng (Oche’) dan Saudari2 seperjuanganku (G-13 Ummul Mukminin) ^_^
Selengkapnya...
Lullaby
Mengenai Saya
Plurk
Label
Chit-Chat
Categories
- AI (15)
- CUAP-CUAP (5)
- Halaman-halaman Penuh Arti (1)
- Intuisi (11)
- Linguistic Frame (3)
- My Corner (23)
- On The Life line with Love (25)
- Perjalanan (17)
Popular Posts
-
Setiap orang punya ceritanya masing-masing tentang perjalanan hatinya. Aku salah satunya. Maaf, jika kamu bukan orang pertama yang merajai...
-
Which Star are you come from?? Seperti judul film korea yang sedang tayang siang itu. Yah, Which star are you come from? Kamu, yang tanpa...
-
Saya sangat menyukai drama korea sejak tahun 2000 ketika pertama kali di tayangkan sebuah film yang berjudul Endless love. Hal yang menarik...
-
Jika ada Doa yang terjawab, maka selalu ada Doa yang tidak terjawab. Inilah bagian doaku yang tak terjawab. Selang sehari pengumuman lulus...
-
Bahasa yang kutahu tinggalah rasa. Rasanya dukaku kian mereda, rasanya aku telah mulai lupa bagaimana lukaku yang pernah menganga cukup la...
-
Waktu itu, saya bersemangat sekali ingin pergi taraweh di Masjid Al-Munawwar; Masjid raya yang dikenal sebagai masjid terapung di Kota Ter...
-
Sampailah aku di angka 24 dalam timeline hidup ini. Lantas apa yang sudah kulewati? Yang saya tahu, saya sedang BerPINDAH. PINDAH dalam ...
-
Kebanyakan orang, ketika amat sangat bersedih menjadi tak bisa tidur, sedangkan aku tidak sama sekali. Saya malah suka sekali meredam rasa...
Pengikut
Blogroll
-
-
Happy New Year 2015 Rain Sparks in Our Front Door ^_^11 tahun yang lalu
-
Surat Suara Tanpa Angka12 tahun yang lalu
-
starspot13 tahun yang lalu
-
Do you miss me???15 tahun yang lalu
-

