Tampilkan postingan dengan label CUAP-CUAP. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label CUAP-CUAP. Tampilkan semua postingan

TAK LAGI SAMA

Kamis, 09 Januari 2014


Suatu siang yang terik di hari kedua tahun 2014, namun suhu AC 18 derajat dalam ruang kerjaku membuatku betah meski sudah tak ada pekerjaan. Pekerjaanku sudah kubereskan diakhir tahun 2013 sedangkan pekerjaan baru belum datang karena DIPA TA 2014 masih ditangguhkan di pusat. Dari pada bosan, kuputuskan untuk menulis postingan ke blogku toh tahun baru ini saya belum sempat menulis apa-apa lagi. Kuputar lagu-lagu dalam playlist hapeku agar tidak terasa sunyi berada di ruangan yang dipenuhi oleh sesak 4 meja, kursi serta komputer-komputer yang masih utuh karena tak pernah disentuh oleh pegawai-pegawai “yang seharusnya’’ bekerja bukannya makan gaji buta.

Lagu terputar secara acak di hapeku, dan akhirnya giliran terdengar lagunya Astrid yang judullnya TERPUKAU; lagu teratas dalam playlist hapeku, yang jadi soundtrack duniaku pada bulan terakhir di tahun 2013 lalu. Aneh, lirik-lirik lagu ini yang tadinya kuhayati sambil mengingat seseorang disana, malah sambil setengah berdoa agar dia menjadi jodohku, kini sudah tak seperti itu lagi. Tiba-tiba saja perasaanku pergi tanpa permisi. Menguap, menghilang tanpa ingin kembali. Awalnya, saya mencari tau kenapa begini? apakah cinta bisa kadaluarsa seperti kata Raditya dika? atau kah ini hanya perasaan sementara dan saya mengartikannya luar biasa cinta? Atau karena betul kata orang bahwa cinta hanya akan bertahan dalam dua hati yang sama-sama menginginkannya? Hmmhhh…..entahlah apa jawaban pasnya. Mungkin saja saya terlalu meninggikan seseorang itu sampai suatu ketika hati ini kecewa dibuatnya karena ternyata apa yang terlihat tak sebagaimana adanya, karena yang terucap tak sajalan dengan realita hanya sekedar aksara tanpa makna dan sedihnya, pelakunya adalah orang yang paling kubela dan mati-matian kupercaya. Ah,,,Sudahlah…!!!

Selengkapnya...

Bertanya jawab (Monolog)

“Apa kesan-kesanmu sepanjang tahun 2013”?
- Warna-warni kayak pelangi.

‘’Keinginan apa yang sudah terpenuhi tahun 2013?’’
- Alhamdulillah, banyak..bisa nyenengin keluarga, nyenengin teman, berbagi dengan orang lain dengan penghasilan sendiri dan beberapa hal yang tak bisa disebutkan satu-satu hehehe...

‘’Yang belum terpenuhi”?
- Nikah..(Ngarep!!! Padahal calon imamnya saja belum ada, semoga tahun 2014 ketemu, Amiin...)

‘’Hal-hal apa yang menarik sepanjang tahun 2013?”
- Jadi instruktur Idola sampe dimintai tanda tangan dan foto bareng hahaha...
- Dapat banyak hadiah dari siswa-siswa.
- Kerja sekaligus jalan-jalan nyebrang ke pulau Bacan dan Tobelo.
- Ketemu cowok, seorang penyiar keturunan cina yang awalnya bikin ilfeel setengah mati, lama-kelamaan     malah jadi teman.
- Dapat seorang teman baik yang selalu ada dalam segala susah dan senangku disini. (Terima kasih kawan!!)
- Setelah setahun tak pernah ada kabar, salah satu teman baikku yang DULU pernah diam-diam kusuka, tiba-tiba muncul lagi dalam hidupku dan menawarkan perasaannya padaku.
- Bukan selebriti tapi malah digosipin seputar hubungan asmara mulai dari cinta segitiga, dibilangin cewek PHP (Pemberi Harapan Palsu) dan tukang milih-milih cowok..hahaha...hampir sekantor pada sibuk amat kepo, mau tau siapa sebenarnya pria dihatiku dan disuruh cepat-cepat merid ckckckc...(Terima kasih atas perhatiannya ya pak, ya bu’)
- Seorang anak SMA dengan gagah berani menyatakan cintanya pake bahasa inggris lewat facebook..(Oh my God!!! Apa yang kamu pikirkan de’??) hahaha....
- Tahun baruan di Pasar Malam bersama seorang teman baikku; menikmati jajanan kaki lima ikut seru-seruan naik Komedi putar, Bianglala, rumah hantu dan permainan-permainan yang justru lebih banyak digemari anak-anak dan remaja hahahaha (Berasa seperti nostalgia dengan masa anak-anakku dulu, seru!!)

‘’Yang sempat membuatmu sedih?”
- Untuk kesekian kalinya ngga lulus CPNS (Tapi tak sedikitpun kecewa karena sudah berbuat yang terbaik)
- Dibuat amat sangat sedih, marah begitu kecewa oleh seorang teman baik yang paling saya percaya ketika orang-orang mulai tak mempercayainya, yang selalu kubela ketika ada yang mencela dirinya, saya kagumi ketika orang menggapnya biasa saja dan sekaligus saya sayangi atas nama cinta dengan sepenuh hati. Ternyata tega berbuat sesuatu diluar batas yang tak pernah sekalipun saya pikirkan orang ini akan berbuat seperti itu padaku. (Ini menyesakkan, sangat)

“Sebenarnya, Siapa yang ada dihatimu? Yang kamu Cintai sekarang?”
- Tidak ada. Sama sekali tidak ada dan rasanya lega. Hati merdeka!!!! Dan tidak berniat untuk pacaran.

‘’Apa keinginan-keinginanmu untuk tahun 2014?”
- Berikhtiar untuk menjadi hamba yang lebih baik lagi; Memperbaiki ibadah wajib, Menambah ibadah-ibadah sunnah.
- Memperbaiki kinerja dalam mengajar Bahasa Inggris.
- Mengembangkan lagi materi-materi dalam mengajar Bahasa Inggris.
- Bisa mengatur dan menjalankan 2 pekerjaan sekaligus dengan baik.
- Berhenti minum kopi.
- Mau beli kamera.
- Mau beli Laptop.
- Mau nabung sampai target 2 digit.
- Hidup lebih sehat dan teratur.
- Mau belajar jadi cewek feminim.
- Semoga tahun ini ketemu jodoh dan bisa menyempurnakan sunnah Rasul “Menikah”. Amin ya Rabb ^_^

Selengkapnya...

Catatan KeciL

Senin, 30 September 2013


Saya sangat menyukai drama korea sejak tahun 2000 ketika pertama kali di tayangkan sebuah film yang berjudul Endless love. Hal yang menarik yang membuat saya suka bukan semata-mata karena para pemain yang berwajah tampan dan cantik melainkan isi cerita plot juga karakter pemain yang dikemas sedemikian rupa. Poin plus yang selalu saya dapatkan dari serial drama korea adalah Jalan cerita yang kadang tak bisa ditebak sampai akhir dan selalu saja ada nilai-nilai atau filosofi yang secara langsung ataupun tidak, coba disampaikan dari sebuah serial drama korea.

Beberapa hari lalu saya telah selesai menonton sebuah drama film korea yang berjudul 49 days. Dan setelah menontonnya jadi terpikir untuk menulis apa yang saya dapatkan dari drama korea yang satu ini. 49 Days ini bercerita tentang seorang wanita yang naif, ceria polos, baik hati dan memiliki segalanya. Sehari menjelang pernikahannnya dia mengalami kecelakaan tragis yang membuatnya koma, mati suri. Dalam keadaan mati suri tersebut dia diberi waktu 49 hari untuk mengumpulkan 3 tetes air mata dari orang-orang yang tulus mencintainya selain keluarganya agar dia bisa bangkit kembali dari mati suri. Kejadian yang terjadi dalam 49 hari itu memberinya banyak sekali pelajaran tentang hidup. Nah dari film ini saya mencatat beberapa hal bahwa;



- Ketika kita membantu/memberi kepada orang lain, tidak lantas hal itu menyenangkan orang tersebut, adakalanya orang yang kita bantu justru merasa terhina dan bahkan merasa dinggap rendah karena bantuan yang diberikan dan malah membuat mereka merasa terlukai harga dirinya.
- Segala sesuatu tak selalu tampak seperti sebagaimana adanya. Terkadang orang yang tampaknya acuh padamu, tak ingin lama-lama berbicara padamu, terkesan menghindarimu adalah orang yang justru paling memperhatikanmu dan paling tulus membantumu tanpa kau tahu. Sebaliknya, Terkadang ada orang yang mengabulkan segala keinginanmu, bersikap manis dan memperlakukanmu seolah kau begitu berarti baginya namun ternyata palsu hanya karena mereka menginginkan sesuatu darimu lantas memanfaatkanmu.
- Ketika kita mencintai orang lain kemudian terjadi kesalah pahaman atas apa yang kita lakukan, kita akan tetap diam dan membiarkan kesalahpahaman itu terjadi, membuat orang yang kita cintai berpikir bahwa kita telah melukainya. Kita tidak ingin menjelaskan kesalah pahaman itu karena justru takut melukai hati orang yang kita cintai.
- Bahwa seharusnya kita menjalani hidup seolah kita tak punya lagi hari esok sehingga yang ada, kita hanya terus berusaha untuk melakukan yang terbaik untuk diri kita dan orang-orang sekitar kita.
- Bahwa selalu ada alasan untuk segala sesuatu yang terjadi pada diri kita. Entah itu kejadian baik atau buruk sekali pun. Biasanya kita dihadapkan dengan hal-hal yang menurut kita buruk, padahal dari kejadian itu kita mendapatkan hal baik yang tak pernah sekalipun kita sangka sebelumnya. Dan ketika kita mengalami hal-hal baik, terkadang kita lupa untuk bersukur.
- Bahwa sekeras apapun manusia berusaha mengubah segalanya, Takdir yang selalu menang.
- Kita tak pernah bisa benar-benar merasakan rasa sakit atau derita orang lain jika kita tak pernah mengalami hal yang sama sehingga jangan mecoba berbicara bijak pada orang lain yang sedang mengalaminya karena itu hanya akan membuat mereka berkata; “Omong Kosong!!” “Hidupku tak sama dengan hidupmu, tak semudah hidupmu”
- Seberat apapun hidup yang kita jalani, bertahanlah dan jangan pernah berputus asa. Jangan pernah berpikir untuk mengakhirinya karena begitu banyak orang-orang yang bahkan melakukan segala cara untuk tetap hidup melawan penyakit yang mungkin saja tiba-tiba merenggut nyawanya.
Selengkapnya...

BoLak-BaLiknya HATI

Senin, 16 September 2013



Seorang teman bercerita padaku bahwa ia telah jatuh cinta pada sahabatnya sendiri selama bertahun-tahun tanpa pernah ingin mengungkapkannya. Kodratnya sebagai perempuan membuatnya merasa bahwa yang ia mampu hanyalah terus berdoa dan berharap pada takdir, berharap bahwa suatu saat sahabatnya akan sadar jika wanita yang selama ini yang dia anggap sahabat, justru pemuja rahasianya. Namun, entah bagaimana ceritanya setelah sekian tahun memupuk dan memelihara perasaan itu, tiba-tiba perasaan itu menguap begitu saja pada sejak ia mengenal sosok lelaki lain yang dikenalnya lewat situs jejaring sosial. Mereka hanya perlu ta’aruf beberapa bulan dan kemudian menikah. Dihari pernikahannya betapa saya bisa merasakan kebahagian yang berlipat ganda terlihat jelas diwajahnya. Tidak ada lagi wajah galau dan sedih yang dulu biasa kulihat ketika ia menceritakan cerita cinta dalam hatinya yang tak tersampaikan.
Temanku yang satu lagi punya cerita lain. Dia berpacaran sudah sekian tahun. Sejak mereka sama-sama masukperguruan tinggi sampai selesai sarjana. Dimana ada dia, disitu pula si soulmatenya berada, tak terpisahkan, sepertinya mereka memang sudah ditakdirkan berjodoh satu sama lain. Namun ditengah perjalanan menuju ke jenjang pernikahan, entah kesalahpahaman apa yang terjadi yang membuat perasaannya justru malah lebih duluan menerima lamaran Seorang sahabatnya persis ketika dia tahu pacarnya juga akan datang melamarnya.
Ada lagi cerita lain menyangkut perasaan. Ini cerita dari salah satu teman dekatku. Sampai hari ini bahkan ia belum bisa menghapus jejak-jejak mantannya sekaligus cinta pertama dari dalam hidupnya. Dia hidup disaat ini tapi sebenarnya terbelenggu dengan masa lalu yang belum bisa di ikhlaskannnya. Hubungannnya telah berakhir, tapi perasaannya tak ingin mengakhirinya. Sungguh, betapa pedih perpisahan yang dilakukan sepihak, sendirian. Sebagai teman, tentu saya sedih melihatnya. Sesekali saya mencoba memberikan pandangan untuk move on dan segera membuka hati untuk cinta yang baru, tapi tak berguna. Ia masih setia dengan perasaannya. Yah, inilah yang dikatakan urusan perasaan.
Saya juga punya salah satu pengalaman unik tentang perasaan. Saya berkenalan dengan seorang cowok di sebuah pameran industry akhir tahun 2012. Pada kesan pertama, saya sudah merasa “IllFell” dibuatnya. Dia terlalu banyak bicara dan terkesan pamer kebolehan serba bisa. Kemudian awal tahun 2013 saya bertemu dengannya di kantor. Rasa ilfeel membuatku selalu menghindari dan menjauhi orang ini meskipun dia selalu menawarkan kebaikan. Berjalannya wktu, entah mengapa tiba-tiba saja rasa ANTIPATI terhadapnya berubah jadi SIMPATI dan akhirnya kami malah berteman baik sampai hari ini.

Diatas adalah bagian dari cerita pengalaman Perasaan. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya jatuh cinta, melalui berbagai pengalaman tentang perasaan. Siapapun itu, orang paling jenius sekalipuni pernah melakukan hal paling bodoh secara logika jika ia tengah jatuh cinta. Pernahkah kamu tak bisa tidur karena mengingat seseorang yang begitu dicintai? Pernahkah kamu merindu sampai ingin membuatmu menangis? Pernahkah kamu merasa bisa melawan dunia hanya dengan melihat senyuman orang yang paling kamu cintai? Pernahkah kamu merasa begitu membenci dengan seseorang tapi disaat yang bersamaan justru kamu tak biss berhenti mencintainya? Atau bisakah kamu menjelaskan bagaimana kamu benar-benar jatuh cinta pada seseorang? Hmmmh,,,Saya tak cukup punya pengalaman yang banyak tentang perasaan. Namun, Ketika saya ditanya; “Mengapa kamu sangat mencintai seseorang dengan amat sangat?” bagiku ini akan sama jawabannnya dengan pertanyaan: “Kenapa kamu suka sekali minum teh dari pada minum susu?” “Kenapa kamu suka warna biru bukan merah jambu?” Jawabanku: “Aku tak tahu, aku tak punya alasan apapun. Begitulah cara bekerja “Perasaan” sesuatu yang dialami tapi tak bisa dijabarkan secara logis jawaban dan penjelasannnya karena ini bukan masalah ilmu pasti 1 + 1 = 2.
Ya..Hari ini bisa saja kamu mencintai orang sedemikian rupa namun di kemudian hari kamu bisa jadi membencinya tak terhingga, begitu pula sebaliknya. Begitulah perasaan, terbolak-balik. Pernahkah kita berfikir siapa yang punya kuasa untuk membolak-balikkan hati seseorang? Allah SWT adalah yang Maha Membolak-balikkan hati kita. DIA yang senantiasa meneguhkan IMAN dalam hati kita dan bisa dalam sekejab DIA memalingkanmu dari IMANmu. Begitu juga masalah hati. Orang yang jahat sekalipun padamu dapat dibuatNYA menjadi orang yang paling mencintaimu kelak, begitu pula sebaliknya. Maka jangan pernah berhenti meminta padaNYA agar hatimu diteguhkan pada IMAN, diperlihatkan pada yang benar, disetiakan pada yang seharusnya, dibelokkan kembali hatimu jika hatimu terlanjur jatuh hati pada yang tak semestinya mendapatkan cintamu dan dilindungi hatimu dari segala penyakit hati, diingatkan hatimu untuk tetap teguh MengingatNYA sang Pembolak-balik hati ketika kamu sedang senang maupun susah sekalipun."YAAA MUQALLIBAL QULUB...TSABBIT QALBI 'ALA DIINIKA WA 'ALAA TO'ATIKA"

Selengkapnya...

Mereka Bilang "ANEH"

Rabu, 17 Juli 2013

Sebenarnya sudah lama sekali ingin menulis tentang ini, hanya saja multitask yang saya kerjakan beberapa bulan ini membuat saya vakum menulis lagi. Miris juga melihat blogku yang lama tak banyak diisi lagi sepanjang tahun 2013 ini.
Ternyata bagi kebanyakan orang kesendirian adalah sesuatu yang bisa dikategorikan”aneh” bagi sebagian orang. kalimat ini yang bisa saya simpulkan dari berbagai macam momentku yang menyangkut tentang “sendiri”.
Beberapa hari lalu ketika libur,saya memutuskan untuk pergi keMall. Berdiam diri di rumah ketika libur kadang membosankan juga . Disana, tidak sengaja saya bertemu dengan teman kantorku bersama anak dan istrinya yang tengah asyik cuci mata juga. Ketika saya menyapa mereka, dan mereka melihat saya sendiri, temanku langsung bertanya: Kamu ke sini sama siapa? Dengan tersenyum saya menjawab: sendiri. Istrinya lalu nyeletuk: “kenapa sendiri? Kamu kayak anak hilang kalo jalan sendiri Hehehehe” Saya Cuma membalas dengan senyum dan kemudian berbasa-basi bertanya ini-itu tapi dalam hati saya berkata: “emang ada larangan jalan-jalan ke Mall sendiri?” Kejadian ini sudah berulang kali ketika kebetulan saya bertemu dengan teman atau kenalan saya di tempat-tempat umum seperti Mall,bioskop, toko buku dan lainnya. Anehnya ,meskipun bertemu dengan orang yang berbeda-beda tapi isi kepala mereka sepertinya sudah ter-setting pertanyaan; kamu sama siapa? Kenapa sendiri? Dan terkadang ada yang menambahkan lagi komentar seperti: “apa rasanya tidak aneh kah klo jalan sendiri?” Klo saya tidak bisa, harus ada kutemani jadi kalo tidak ada yang bisa menemani saya tidak bisa pergi karena rasanya aneh kalo jalan sendiri nanti dikira lagi Galau.”
Saya pernah juga mendapat tatapan heran dari Mba’ atau Mas2 yang menjaga loket nonton bioskop atau disebuah tempat makan ketika mereka bertanya: “untuk berapa orang?” saya dengan tersenyum menjawab “satu” seakan tidak meyakinkan jawabanku,mereka pasti akan bertanya lagi; “untuk satu orang? (Ow…ow…ow..betapa aneh kah berjalan sendiri?”)




Saya biasanya bepergian kesana-kemari sendiri. Jika saya ingin membeli buku atau keperluan saya, saya memang lebih nyaman untuk pergi mencarinya sendiri. Jika saya lagi bosan dan ingin mencuci mata kemana saja, saya akan melakukannya sendiri. Ini bukan berarti saya suka menyendiri,bukan berarti tidak suka bergaul. Saya orang yang paling suka bergaul, saya punya banyak teman dan sahabat. Saya juga sering menghabiskan waktu bersama mereka. Entah itu ngumpul bareng dirumah teman saya, atau janjian nonton, karaokean atau janjian di tempat makan. Saya juga punya seorang adik perempuan dan mama yang paling gaul sedunia, yang bisa selalu diajak jalan bareng. Jadi jelas sekali bahwa alasan saya sering jalan-jalan sendiri bukan karena saya tidak punya teman, galau dan tidak tau bersosialisasi. Saya punya alasan tersendiri untuk menjawab mengapa kamu suka pergi jalan-jalan sendiri?

Alasan pertama: Ketika saya ingin mencari sesuatu yang saya inginkan, saya lebih suka mencarinya sendiri tanpa ditemani karena saya tidak ingin membebani siapapun ‘’kecuali adik saya’’ untuk membuang waktu menemani saya yang bisa berjam-jam atau setengah hari berpindah pada satu tempat ke tempat lain untuk mencari apa yang saya inginkan. Jadi lebih baik sendiri, bisa bebas berjalan kemana saja sesuka hati.

Alasan kedua:
Karena sudah terbiasa, jadi saya tidak terlalu pusing dengan hal itu dan memang saya sudah membiasakan diri untuk bisa jalan kemana-mana agar ketika saya dihadapkan pada kondisi yang mengharuskan saya untuk berjalan sendiri , saya bisa melakukannya tanpa harus ditemani. Saya paham bahwa manusia itu mahluk social dan selalu membutuhkan orang lain tapi kita sebaiknya melatih diri untuk tidak bergantung pada kehadiran orang lain.
Suatu kali saya pernah dengar seorang teman berkata: “Saya tidak makan siang tadi di kantin karena nda ada yang temani makan, saya tidak bisa makan sendiri”, ada juga yang seperti ini: “Saya belum pernah ketemu dosenku untuk konsultasi skripsiku karena saya tidak tau rumahnya dan tidak ada yang temani saya untuk cari tau rumahnya” ada juga yang seperti ini: “Sebenarnya saya mau sekali nonton film itu, film yang kutunggu-tungu tapi karena tidak ada temanku nonton jadi saya pun tak bisa nonton”. Yang lainnya seperti ini: “Saya mau cari buku tapi tidak ada yang temani “. Ada juga temanku yang bercerita bahwa betapa susahnya dia pergi sendiri meskipun itu urusan sepele hanya karena selama ini dia terbiasa selalu ditemani pacarnya, maka setelah putus dia seperti orang lumpuh yang tak tau arah dan tak tau ngapa-ngapain sendiri. Nah loh…jangan sampai semua jalannya hidup kita digantungkan dengan kehadiran orang lain. Yah mengapa tak dibuat simple seperti ini; kalo lapar ya makan, haus ya minum, ngantuk ya tidur..
Hmmh…ada juga hal yang membuat saya agak risih bagi sebagian orang yang mengartikan bahwa orang yang suka sendiri itu sedang galau jadi ketika mereka melihat ada orang sedang duduk sendiri, makan sendiri, jalan sendiri,atau nonton sendiri. Padahal tidak selamanya seperti itu. Saya yakin mereka yang juga sering “sendiri” punya alasan masing-masing. Untuk menutup tulisan saya ini, saya ingin mengutip kata-kata dari Indra Herlambang dalambukunya “Kicau-Kacau”

“Saya cinta Keluarga saya, saya cinta sahabat dan teman-teman saya.Tapi saya juga cinta diri saya.karenanya menikmati waktu dengan diri sendiri. Buat saya bukan merupakan pilihan, tapi keharusan. Apalagi sebenarnya diujung hidup ini ada kematian. Sesuatu yang harus benar-benar dijalani sendirian,tanpa teman”(Indra Herlambang)

Selengkapnya...