Tampilkan postingan dengan label AI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label AI. Tampilkan semua postingan

(Berdamai dengan Hati) Hey!!! Wake Up!!

Minggu, 23 November 2014


Sebelumnya, saya pikir CINTA pun sudah cukup untuk segera menyatukan tujuan, menjadi nafas untuk tetap berjalan bersama dalam satu titian. Tapi nyatanya ada faktor lain yang mempengaruhinya apalagi jika prioritas sudah berhubungan dengan Orang Tua. Setiap orang memiliki prioritas tersendiri dalam hidupnya dan kita akan menjadi salah jika menghakimi orang lain atas prioritas hidupnya.

Kamu memahamiku lebih baik dari siapapun, menerimaku satu paket dengan Hal Terbaik dan Hal Terburukku, menjagaku dari orang lain bahkan dari dirimu sendiri, memberikan hampir setengah waktu dari hidupmu untuk 'ada' untukku dan tak pernah berhenti sabar menghadapi diriku. Saya rasa Wanita manapun akan menaruh "Harapan" pada lelaki yang bersikap seperti itu. Saya tak terkecuali. Meski kita terpaut dua tahun, kita bukan lagi berada pada masa-masa ABG yang jatuh cinta seperti bercanda dan tak memikirkan masa depan. Kita saling mengenal cukup lama, dimulai dari persahabatan yang tak terencana dan akhirnya saling jatuh cinta. suka dan duka yang banyak kita bagi berdua membuat kita terlalu paham satu sama lain hingga tak perlu berulang-ulang kita memepertanyakan lagi satu sama lain tentang perasaan kita. 'Apakah kamu mencintaiku??' sudah menjadi tidak perlu dipertanyakan. Pernyataan 'aku mencintaimu' sudah tidak perlu ditegaskan. Cukup sekali dan selebihnya bisa dengan jelas terlihat dalam tindakan. Dan sampai hari ini pun, kita tahu 'cinta' itu masih ada dihati kita dan entah sampai kapan. Namun yang paling jelas disadari dan harus dengan besar hati menerima bahwa: Mencintai bukan berarti harus benar-benar bersama saat ini juga, mencintai bukan berarti mengikat melainkan melepaskan, mencintai bukan berarti egois memaksakan kehendak orang lain.

Saya paham, wanita yang paling kamu cintai di dunia ini adalah ibumu dan saya selalu menjadi yang kedua setelahnya. Sungguh, saya adalah orang paling egois dan jahat jika memaksamu memlilih memperioritaskan diriku daripada ibumu. saka tidak akan pernah melakukan itu. Prioritaskanlah kepentingan ibumu. Bahagiakanlah dia. sayapun mencintaimu karena kecintaanmu pada ibumu. Lantas bagaimana dengan diriku? perasaanku? Saya tidak ingin memaksakan kehendakku lagi. Allah yang akan menentukan arahnya kemana. Sungguh, Allah Maha Membolak-balikkan Hati. Yang menjadi Milik kita akan selalu kembali. Jika saat ini tak bisa bersama bukan berarti itu buruk atau disesali. Allah mempertemukan kita dalam persahabatan ini pun merupakan salah satu Hal terbaik yang saya alami.

Selengkapnya...

Doa yang terjawab

Jumat, 21 November 2014


Hari-hari pertama ketika kita sama-sama berikhtiar, Hari-hari sebelum tes CPNS, hari-hari setelahnya dan hari-hari menjelang pengumuman hasil tes CPNS, Tidak ada satu waktupun yang luput kusebut namamu dan namaku dalam setiap doa. Iya, aku benar-benar berharap ini tahun terakhirku Tes CPNS , aku benar-benar berharap kamu pun lulus CPNS agar tahun 2015 menjadi tahun kita. Sudah bertahun-tahun saya mengikuti tes CPNS bahkan dua kali sampai pernah tes di Jakarta. Saya bahkan tidak pernah ingin peduli dengan omongan semua orang bahwa PNS hanya untuk orang-orang yang berduit, yang bisa bayar. Saya orang yang selalu percaya bahwa rejeki itu ditangan Allah swt. Mau sekotor apapun permainan orang, securang apapun orang dalam proses seleksi tapi kalau Allah mengizinkan kita untuk Lulus, rejeki itu akan tetap menjadi milik kita, Tidak akan ada yang tertukar, Tidak Ada yang bisa mengubahnya. Kita hanya perlu berikhtiar dijalan yang semestinya agar apa yang didapatkan juga menjadi berkah dalam hidup kita. Maka sampai detik ini pun saya tetap melakukan apa yang saya percayai. Saya pun tak henti mendoakan dia, seorang teman seperjuangan yang juga merupakan orang yang penting dalam hidup saya. Saya begitu bersungguh-sungguh mendoakannya. Dia orang yang paling sabar, jujur dan tekun yang saya kenal. Namun tidak banyak orang-orang sekitar memandangnya rendah hanya karena melihat apa yang dia kerjakan. Saya orang yang paling sedih jika ada orang yang menyakiti perasaannya dengan memandangnya rendah, saya orang yang paling ingin membelanya ketika ada yang menyudutkannya, sayapun orang yang akan selalu mempercayainya jika tak ada orang yang ingin mempercayainya dan saya orang yang paling yakin kalau suatu saat dia akan menjadi orang yang sukses. Saya pun orang yang paling berbahagia jika tahu dia bahagia. Entah punya feeling dari mana, firasatku mengatakan dia akan menjadi orang sukses. Waktu yang akan membuktikannya.



Hari itu tanda dari segala ihktiarnya. Tanpa perlu diumumkan, tiba-tiba saja kabar mengenai nilai tertinggi tes CAT CPNS yang dia dapatkan sudah menyebar dalam kantorku. Seperti Harum durian yang tercium ke seluruh ruangan bahkan kompleks kantorku. Pagi itu, semua orang tersenyum melihatku, seolah saya yang memperolah nilai itu. Beberapa orang yang tak percaya, menanyakan padaku perihal nilai tertingginya. Beberapa orang seperti barusadar ternyata seseorang yang tampaknya lebih memilih diam adalah orang pintar. Maka jadilah dia trending topic sekompleks. Mendengar hal itu,saya orang yang paling bahagia karena setidaknya orang-orang yang memandangnya rendah tak bisa banyak bicara namun disisi lain tetap berdoa agar tidak jumawa karena masih menunggu pengumuman selanjutnya; apakah lulus jadi CPNS atau tidak. Beberapa hari setelah itu, masih banyak saja orang yang mengecilkan hati. Banya kyang mengatakan bahwa nilai tertinggi pun tidak menjamin kelulusan seseorang karena uang adalah segala-galanya melebihi kecerdasan seseorang. Mendengar hal itu, saya semakin memeperbanyak doa-doa saya. Saya yakin,kekuasaan Allah diatas segalanya yang dibutuhkan adalah MEMPERCAYAINYA.

Malam itu, sebelum jam 8, saya sudah stand by depan radio untuk mendengar pengumuman tes CPNS Pemkot Ternate. Betapa gelisahnya saya menunggu pengumuman itu, mondar-mandir tak sabar mendengar namanya disebut sebagai salah satu CPNS kota Ternate. Malam itu puncak kebahagiaan tiada tara sampai saya bingung berkata-kata. Saya langsung bersujud syukur dan mengucapkan Allahu Akbar. Sungguh Allah Maha Besar dan Maha Berkehendak. ''Kun Fa Yakun"

Keseokan harinya, lagi-lagi dia menjadi trending topic sekompleks kantor. ucapan selamat berdatangan padanya. Hari itu menjadi bukti bagi orang-orang yang mengiucilkannya, bukti bagi orang-orang yang sudah tidak percaya lagi tentang kejujuran mendapatkan kursi CPNS, bukti bahwa Kehendak Allah melebihi segala yang orang anggap tidak mungkin ''FabiAyyi alaaaaaaa irobbikumaaaa tukadziban''
Selengkapnya...

Suatu Ketika.....

Rabu, 12 November 2014



Kebanyakan orang, ketika amat sangat bersedih menjadi tak bisa tidur, sedangkan aku tidak sama sekali. Saya malah suka sekali meredam rasa sedih dengan tidur lebih awal. Bagiku, tidur malah lebih cepat ampuh menghabiskan sedih sedemikian rupa dan ketika kau bangun hanya tinggal sedikit sisa-sisa kesedihanmu yang lebih gampang diatasi tanpa perlu didramatisasi.

Namun sudah dua malam ini, saya tak bisa segera tidur. Malam pertama,penyebabnya adalah karena saya banyak menangis maka jika memaksakan diri tidur, sedihpun hilang tapi sisa-sisanya membekas di dua kelopak mata yang membengkak. Tidak lucu kan jika saya masuk kantor dengan tampang seceria biasanya tapi mata sembab,pemandangan yang sangat kontras. Orang pun bisa menebak dan acting saya rusak.

Hari kedua, saya tak bisa tidur bukan lantaran karena menangis lagi. Tapi suara elekton belakang rumah yang speakernya sampai membuat dinding jendela kamar bergetar hebat. Membuat Mataku sudah terlalu lelah danmengantuk tak bisa juga tidur. Lirik Lagu D’masive ‘’Menanti keajaiban” kedengaran lebih menyengat. Suara vocalis yg sdh sendu samakin terhayati lagi-lagi memancing sisi melankolisku. Liriknya pas, suaranya pas belum lagi bayang-bayang muka sang vocalis mengingatkan saya pada wajah seseorang yg selalu jelas dan lekat meski menutup mata.


Sebenarnya sedihku telah pelan-pelan pergi setelah banyak berdialog dengan diri sendiri tentang apa yang terjadi sambil seharian mengumpulkan kembali kekuatan. Saya berusaha tak berdiam diri sendirian, mengalihkan perhatian pada pekerjaan dan dengan antusias mengajak bicara siapa saja yg saya temui entah itu sekedar basa basi. Pokoknya saya tak mau diam. Diam hanya akan menyeretku menjadi wanita cengeng krn bisa saja saya tiba-tiba diserang oleh ingatan tentang berbagai macam momen-moment bahagia bersamamu yang muncul seperti kaset berisi lagu favorit lawas. Moment indah yg sudah lewat persis seperti itu, bisa diputar berulang-ulang dalam pikiran namun hanya bisa diingat dan dirindukan.

Kutarik napas dalam-dalam sambil melawan apa saja yang bisa menggiringku kembali bersedih. Aku tak ingin bersedih. Tidak ada yang sendiri, tidak ada yang pergi, tidak ada yang meninggalkan dan tidak ada yang ditinggalkan. Semuanya ada disini masih utuh mesdki sudah tak lagi sama.

NB:Malam kedua setelah percakapan bahwa semua kembali seperti hari biasa, seperti semula.
Selengkapnya...

Perjalanan ''Kita''

Selasa, 30 September 2014


Tahun lalu dan beberapa tahun sebelumnya setelah lulus dari jurusan Sastra Inggris Unhas 2009 silam, saya belum pernah lulus seleksi CPNS. Menjadi Abdi Negara merupakan keinginan dan resolusi tetap saya di setiap pergantian tahun yang tidak pernah berubah. Tahun ini, saya masih bersemangat merebut satu kursi sebagai PNS. Tapi kali ini, saya tidak sendiri lagi. Ada teman seperjuanganku yang juga punya keinginan yang sama. Maka jadilah kami satu tim yang solid dalam merealisasikan impian kita. Mulai dari membeli Buku dan CD yang berisi soal-soal prediksi CAT tahun 2014 beserta simulasi CAT. Kami sama-sama memperajarinya secara bergantian,sama-sama latihan untuk menguji sejauh mana kemampuan kita. Kami sama-sama mencari informasi terkini tentang formasi CPNS dan hampir saja putus asa ketika hampir semua instansi yang sudah membuka dan mengumumkan formasi tapi belum ada formasi yang bisa kami daftar sesuai Ijasah pendidikan terakhir. Namun ketika semangat kami mulai surut, jalan muncul didepan mata. Pemerintah Kota Ternate dan Pemerintah Propinsi Maluku Utara mengumumkan daftar formasi dan kusri untuk CPNS, formasi kami ada dan sesegera mungkin mengurus pendaftaran. Isu-isu kesulitan dalam mendaftar via internet merupakan masalah lain yang harus kami hadapi. Mengingat jaringan internet disini amat sangat tidak bersahabat. Tapi ALHAMDULILLAH, lagi-lagi Allah swt memudahkan ikhtiar kami, setelah beberapa kali mencoba akhirnya kami bisa terdaftar sebagai peserta seleksi CPNS sebelum batas waktu yang ditentukan. Berhasil mendaftar bukan lantas bisa mengikuti ujian. Kami harus mendaftar ulang ke instansi terkait dengan membawa persyaratan lengkap agar layak mengikuti tes dan memperoleh kartu Tes. Dia mendaftar di Pemerintah kota Ternate, maka yang perlu dia lakukan hanya ke kantor walikota untuk mengurusnya. Sedangkan saya mendaftar di Pemprov Maluku Utara sehingga saya harus menyebrang ke Sofifi yang merupakan Ibu Kota Maluku Utara yang berada diseberang pulau Ternate.




Awalnya saya berpikir naik Speed Boat bolak-balik saja untuk mengurus pendaftaran. Namun karena mengingat biaya speed bolak balik bisa mencapai seratus ribu ditambah ongkos ojek 15ribu rupiah dikali beberapa kali naik ojek begitu menguras dompet. Belum lagi, saya tidak begitu tau tempat pendaftaran yang berada di Kantor Gubernur Maluku Utara di Sofifi. Maka akhirnya saya memutuskan pergi dengan menggunakan Kapal Fery bersama teman Seperjuanganku. Dia punya motor yang bisa dipakai untuk menyebrang dan biaya penyebrangan lewat kapal Fery lebih ekonomis. Maka setelah shubuh di hari-hari akhir bulan September, kami sudah berjejer antri di Pelabuhan. Tak disangka-sangka ternyata jumlah penumpang begitu banyak dan sebagian besarnya memiliki tujuan yang sama sepertiku, mendaftar CPNS. Alkhasil sampai diatas kapal Fery, kami tak mendapat tempat duduk tapi tidak mungkin kami harus berdiri selama satu setengah jam sampai ke Sofifi. Kami pun mencari tempat paling nyaman disamping kapal bersama orang-orang yang tidak mendapatkan tempat duduk. Berlasakan Koran, kami menikmati perjalanan. Saling berbagi roti tawar dan teh kotak. Bercerita apa saja agar perjalanan ini lebih indah ketimbang dikeluhkan. Sampai di Sofifi, kami yang sama-sama bingung hanya mengadalkan insting untuk menemukan dimana posisi kantor Gubernur. Setelah muter hampir sejam, akhirnya baru menemukan tempatnya. Kami hanya menertawakan kebodohan kami karena mengandalkan insting yang tidak begitu bagus. Proses pendaftaran cukup memakan waktu seharian. Kami masih sempat harus mencari makan dan kembali ke tempat pendaftaran untuk mendapat giliran. Alhamdulillah, sebelum kapal Fery masuk lagi dipelabuhan jam 4 sore, proses pendaftaran pun selesai dan tinggal menunggu waktu pengambilan kartu Tes. Hari itu, benar-benar hari yang melelahkan tapi sekaligus membahagiakan. Saya tidak merasa berjuang sendirian, ada teman dalam perjalannanku. Dan hari itu menjadi salah satu hari yang tidak terlupakan sepanjang perjalanan hidup saya. Terima kasih untuk segala waktu yang tak pernah bisa kutukar dengan apapun. Saya berharap bisa melewatkan banyak moment-moment berharga dalam hidup saya bersama dia, dia yang selalu ada.
Selengkapnya...

To Miss (Untuk merindukan atau untuk meninggalkan)

Rabu, 20 Agustus 2014


Ini bukan adegan dramatis Rangga dan Cinta, yang saling menyatakan cinta di Bandara. Melepas kepergian Rangga dengan rasa bahagia. Ini hanya sepengalan kisahku sebelum pulang ke Rumah sebenarnya, Makassar.

Tidak banyak kata-kata yang terucap. Setelah Check-in, saya harus terburu-buru menaiki pesawat. Dalam balutan pembungkus warna ungu, saya memberikan Baju Koko yang sengaja saya cari dengan susah payah untuknya. Itu bukan pemberian perpisahan, itu hadiah yang juga merupakan tanda perhatian sekaligus doa agar dia bisa menjadi lebih dekat dengan Allah swt. Mataku berkaca-kaca melihatnya, namun waktuku tak cukup banyak berlama-lama. Segera kunaiki eskalator dan tidak berbalik lagi padanya. Sampai diatas pesawat, mengambil possisi tempat duduk ternyaman. Lalu membuka layar ponsel untuk mengetik apa saja yang tak bias kuucapkan sebelumnya. Namun pesannya lebih dulu masuk. Sederhana saja; Dia memintaku menjaga diri baik-baik. Pertahananku runtuh, bulir-bulir air mataku jatuh. Ah, orang ini akan selalu menjadi penyebabku untuk kembali kesini, Ternate. Kota yang dahulu ingin selalu kutinggalkan, namun kini rasanya berat dan akan menjadi kota yang kurindukan.

Selengkapnya...

The Gift

Senin, 16 Juni 2014


Sebuah Bantal, Sebuah Cerita.......
Tahun lalu, wktu awal kenal orang yang ngasih hadiah ini, saya berencana membeli bantal ini tapi saya sudah lupa kenapa akhirnya tak pernah kesampaian membelinya. Tahun ini,akhirnya dapat hadiah ulang tahun darinya. Tetapi untuk mendapat bantal ini tak semudah yang saya bayangkan. Pas mau dibelikan, tidak pas momentnya. Pas momentnya Tidak ada (Habis) Bantalnya. Pas Lewat momentnya dan sudah dilupa, baru muncul lagi Bantalnya...setelah sebulan nunggu, baru stok bantal begini ada lagi.

Selengkapnya...

26

Sabtu, 17 Mei 2014



Ada yang sedikit berbeda dari pergantian umurku tahun ini. Sehari sebelumnya, sengaja kunon-aktifkan notifikasi Ulang Tahun di Facebook. Bukan karena aku tidak suka jika dindingku dibanjiri doa dan ucapan selamat ulang tahun dari Kerabat, Sahabat, Teman bahkan “Teman Maya’’ di Facebook, namun lebih karena saya ingin tau siapa yang benar-benar ‘’Mengingatku’’ secara nyata bukan karena diingatkan oleh media social.
Tidak ada kejutan apapun di hari itu, tapi ucapan dan doa-doa terbaik dari Bapak, Mama, keluarga tercinta, sahabat dan teman-teman yang benar masih mengingatku sudah menjadi hadiah istimewa di umurku yang sudah tidak muda lagi. Dan salah satu yang membuat ulang tahun kali ini berarti karena saya tak merayakannya sendirian. Ada seseorang yang mau meluangkan hampir seharian waktunya untuk memenuhi permintaanku. Mulai dari menikmati laut di pagi hari, berkeliling kota ternate, jalan-jalan sore, makan malam bersama dan membelikanku hadiah. Mungkin bagi orang lain hal seperti ini biasa sja, tapi bagiku ini moment yang berharga. Dulu saya sempat berkhayal, betapa bahagianya jika ada seseorang yang dengan senang hati memberikan waktunya yang berharga hanya untukku, untuk melihat senyum diwajahku. Saya kira tidak akan bertemu orang yang mau melakukan itu untukku, tapi dia membuatnya menjadi nyata.




Saya masih ingat sekali, akhir tahun lalu saya membuat list tentang harapan-harapan di tahun 2014. Salah satunya adalah ingin bertemu jodoh. Saya rasa, saya telah menemukannya. Semoga dia orang yang Allah kirimkan untuk menemaniku menghabisakan sepanjang hidup ini. Namanya pun kusebut dalam salah satu doa saya dihari itu, dan yang akan senantiasa kusebut juga dalam doa disetiap harinya.Semoga ^_^


Selengkapnya...

Perjalananku telah sampai padamu; Rumah Hatiku.

Selasa, 08 April 2014


Setiap orang punya ceritanya masing-masing tentang perjalanan hatinya. Aku salah satunya.
Maaf, jika kamu bukan orang pertama yang merajai hatiku. Sebelum bertemu denganmu, ada beberapa nama yang pernah hadir dalam hari-hariku namun tak ada jejak yang tertinggal dari setiap ceritanya kecuali Lara. Apa yang terjadi dengan cinta pertamamu? Pernahkan kamu rasakan bagaimana mencintai seseorang untuk pertama kalinya dalam hidupmu namun cuma bisa kamu akui dalam catatan harian selama bertahun-tahun padahal setiap saat kamu bisa mengatakannya? Aku pernah. Pernahkah kamu mati-matian mencoba melawan perasaanmu untuk melupakan cinta diam-diammu padahal tak ada sedikitpun jeda dalam pikiranmu yang tidak memikirkannya? Aku Pernah. Pernahkah kamu mencintai orang lain dengan tulus tapi dikhianati dan malah ditinggalkan diam-diam? Pernahkah kamu mencintai orang namun tak terbalas? Aku Pernah. Pernahkah kamu mencintai orang dengan keyakinanmu tapi malah dipermainkan? Aku Pernah. Pernahkah kamu menjadi orang yang sudah tidak percaya bahwa masih ada orang yang benar-benar tulus mencintaimu? Aku Pernah.




Tahukah kamu, rasanya masih seperti mimpi ketika hari ini, ada kamu dalam hari-hariku. Kamu, yang tak pernah terpikirkan sebelumnya, ternyata mampu menyalakan kembali duniaku yang redup dengan sisa-sisa harapan. Kamu mengembalikan tawaku, sebenar-benarnya. Tak perlu mau kueja dengan lantang bagaimana perasaanku padamu atau mau kupendam dalam diam dan meutupnya rapat-rapat, tetap saja orang-orangpun tau betapa aku benar-benar bahagia bersamamu. Kamu berhasil membuatku percaya lagi tentang Cinta. Betapaku bersyukur bahwa alam semesta merencanakan banyak hal untuk mempertemukanku dengan kamu. Lantas bagaimana denganmu?

Selengkapnya...

Senyum ^_^

Jumat, 21 Maret 2014




Look at her!!Do you see?
Who has painted The smile on her face?
How Happy She is!!

Selengkapnya...

Without Words

Jumat, 14 Februari 2014



Setelah mengantarku pulang, tiba-tiba dia mengeluarkan coklat dan sekuntum mawar ini dari balik jaketnya dan memberikannya padaku.
Tak ada kata-kata yg dia ucapkan, Tak ada tulisan yang dia selipkan.
Tak ada lagu merdu untuk dinyanyikan, tapi senyumnya mengungkapkan segalanya.


"Aku Mencintaimu!"

Selengkapnya...

Akhirnya Datang Juga

Sabtu, 08 Februari 2014



Dia sudah datang. Tepatnya sudah lama datang.
Seorang yang biasa saja,dengan segelas air ditangannya kala kuterbaring sakit.
Seorang yang tanpa kusadari telah diam-diam menyelipkan obat penawar luka.
Seorang yang tak pernah membiarkanku sedih sendirian.
Seorang yang telah mengembalikan senyumanku yang sempat hilang.
Seorang yang begitu mengkhawatirkan kebahagiaanku.

"Maaf, aku yang bodoh ini membutuhkan waktu sedikit lama untuk menyadari adamu"

Untuk menebus keterlambatanku,bagaimana jika kutemani saja hidupmu, setuju?? ^_^

Selengkapnya...

TAK LAGI SAMA

Kamis, 09 Januari 2014


Suatu siang yang terik di hari kedua tahun 2014, namun suhu AC 18 derajat dalam ruang kerjaku membuatku betah meski sudah tak ada pekerjaan. Pekerjaanku sudah kubereskan diakhir tahun 2013 sedangkan pekerjaan baru belum datang karena DIPA TA 2014 masih ditangguhkan di pusat. Dari pada bosan, kuputuskan untuk menulis postingan ke blogku toh tahun baru ini saya belum sempat menulis apa-apa lagi. Kuputar lagu-lagu dalam playlist hapeku agar tidak terasa sunyi berada di ruangan yang dipenuhi oleh sesak 4 meja, kursi serta komputer-komputer yang masih utuh karena tak pernah disentuh oleh pegawai-pegawai “yang seharusnya’’ bekerja bukannya makan gaji buta.

Lagu terputar secara acak di hapeku, dan akhirnya giliran terdengar lagunya Astrid yang judullnya TERPUKAU; lagu teratas dalam playlist hapeku, yang jadi soundtrack duniaku pada bulan terakhir di tahun 2013 lalu. Aneh, lirik-lirik lagu ini yang tadinya kuhayati sambil mengingat seseorang disana, malah sambil setengah berdoa agar dia menjadi jodohku, kini sudah tak seperti itu lagi. Tiba-tiba saja perasaanku pergi tanpa permisi. Menguap, menghilang tanpa ingin kembali. Awalnya, saya mencari tau kenapa begini? apakah cinta bisa kadaluarsa seperti kata Raditya dika? atau kah ini hanya perasaan sementara dan saya mengartikannya luar biasa cinta? Atau karena betul kata orang bahwa cinta hanya akan bertahan dalam dua hati yang sama-sama menginginkannya? Hmmhhh…..entahlah apa jawaban pasnya. Mungkin saja saya terlalu meninggikan seseorang itu sampai suatu ketika hati ini kecewa dibuatnya karena ternyata apa yang terlihat tak sebagaimana adanya, karena yang terucap tak sajalan dengan realita hanya sekedar aksara tanpa makna dan sedihnya, pelakunya adalah orang yang paling kubela dan mati-matian kupercaya. Ah,,,Sudahlah…!!!

Selengkapnya...

Soundtrack of My December days

Rabu, 18 Desember 2013

TERPUKAU By Astrid

Aku memang belum beruntung
Untuk menjatuhkan hatimu
Aku masih belum beruntung
Namun tinggi harapanku

Tuk hidup berdua denganmu
Aku sempurna denganmu
Ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat aku terpukau

Aku sungguh sangat bermimpi
Untuk mendampingi hatimu
Ku masih terus bermimpi
Sangat besar harapanku
Tuk hidup berdua denganmu

Aku sempurna denganmu
Ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat aku terpukau

Denganmu aku sempurna
Denganmu ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat

Denganmu aku sempurna
Denganmu ku ingin habiskan sisa umurku
Tuhan jadikanlah dia jodohku
Hanya dia yang membuat aku terpukau


Nb: Lagu ini berulang-ulang kuputar di play list Hape dan laptopku. Seperti sudah menjadi Lagu soundtrack of the day dalam hidupku belakangan ini. Kata-katanya mewakili sisa harapan yang masih ada. Ah, Andai saja..........
Kamu, Bintangku, itu yang terpikir olehku jika mendengar lagu ini.Tapi, saya tidak ingin terlalu jauh lagi bermimpi.
BOLEH BERHARAP TAPI JANGAN BERHARAP-HARAP DAN LETAKKAN HARAPAN TERTINGGIMU HANYA PADA ALLAH SWT, itu yang jadi peganganku.



Selengkapnya...

BINTANG

Minggu, 20 Oktober 2013


Which Star are you come from?? Seperti judul film korea yang sedang tayang siang itu.

Yah, Which star are you come from? Kamu, yang tanpa sepengetahuanmu, pernah menawan hatiku, dulu.Yang selalu kusebut bintangku. Setelah semuanya kuanggap lalu, Kamu tiba-tiba datang menawarkan hatimu untuk menjadi yang kamu mau, aku. Sejenak kamu mebuatku terpaku kemudian merasa haru. Ah, kamu…mengapa baru menyadari keberadaanku yang dulu tak pernah jemu mengingatmu? Mengapa baru sekarang terpikir tentang adanya diriku? Aku meragu, apakah aku telah benar-benar ada dihatimu? Apakah ini semu? Antara senang dan ragu-ragu, kucubit lenganku untuk meyakinkan jika aku tak sedang bermimpi dalam tidurku.
Selengkapnya...

BoLak-BaLiknya HATI

Senin, 16 September 2013



Seorang teman bercerita padaku bahwa ia telah jatuh cinta pada sahabatnya sendiri selama bertahun-tahun tanpa pernah ingin mengungkapkannya. Kodratnya sebagai perempuan membuatnya merasa bahwa yang ia mampu hanyalah terus berdoa dan berharap pada takdir, berharap bahwa suatu saat sahabatnya akan sadar jika wanita yang selama ini yang dia anggap sahabat, justru pemuja rahasianya. Namun, entah bagaimana ceritanya setelah sekian tahun memupuk dan memelihara perasaan itu, tiba-tiba perasaan itu menguap begitu saja pada sejak ia mengenal sosok lelaki lain yang dikenalnya lewat situs jejaring sosial. Mereka hanya perlu ta’aruf beberapa bulan dan kemudian menikah. Dihari pernikahannya betapa saya bisa merasakan kebahagian yang berlipat ganda terlihat jelas diwajahnya. Tidak ada lagi wajah galau dan sedih yang dulu biasa kulihat ketika ia menceritakan cerita cinta dalam hatinya yang tak tersampaikan.
Temanku yang satu lagi punya cerita lain. Dia berpacaran sudah sekian tahun. Sejak mereka sama-sama masukperguruan tinggi sampai selesai sarjana. Dimana ada dia, disitu pula si soulmatenya berada, tak terpisahkan, sepertinya mereka memang sudah ditakdirkan berjodoh satu sama lain. Namun ditengah perjalanan menuju ke jenjang pernikahan, entah kesalahpahaman apa yang terjadi yang membuat perasaannya justru malah lebih duluan menerima lamaran Seorang sahabatnya persis ketika dia tahu pacarnya juga akan datang melamarnya.
Ada lagi cerita lain menyangkut perasaan. Ini cerita dari salah satu teman dekatku. Sampai hari ini bahkan ia belum bisa menghapus jejak-jejak mantannya sekaligus cinta pertama dari dalam hidupnya. Dia hidup disaat ini tapi sebenarnya terbelenggu dengan masa lalu yang belum bisa di ikhlaskannnya. Hubungannnya telah berakhir, tapi perasaannya tak ingin mengakhirinya. Sungguh, betapa pedih perpisahan yang dilakukan sepihak, sendirian. Sebagai teman, tentu saya sedih melihatnya. Sesekali saya mencoba memberikan pandangan untuk move on dan segera membuka hati untuk cinta yang baru, tapi tak berguna. Ia masih setia dengan perasaannya. Yah, inilah yang dikatakan urusan perasaan.
Saya juga punya salah satu pengalaman unik tentang perasaan. Saya berkenalan dengan seorang cowok di sebuah pameran industry akhir tahun 2012. Pada kesan pertama, saya sudah merasa “IllFell” dibuatnya. Dia terlalu banyak bicara dan terkesan pamer kebolehan serba bisa. Kemudian awal tahun 2013 saya bertemu dengannya di kantor. Rasa ilfeel membuatku selalu menghindari dan menjauhi orang ini meskipun dia selalu menawarkan kebaikan. Berjalannya wktu, entah mengapa tiba-tiba saja rasa ANTIPATI terhadapnya berubah jadi SIMPATI dan akhirnya kami malah berteman baik sampai hari ini.

Diatas adalah bagian dari cerita pengalaman Perasaan. Semua orang pasti pernah mengalami yang namanya jatuh cinta, melalui berbagai pengalaman tentang perasaan. Siapapun itu, orang paling jenius sekalipuni pernah melakukan hal paling bodoh secara logika jika ia tengah jatuh cinta. Pernahkah kamu tak bisa tidur karena mengingat seseorang yang begitu dicintai? Pernahkah kamu merindu sampai ingin membuatmu menangis? Pernahkah kamu merasa bisa melawan dunia hanya dengan melihat senyuman orang yang paling kamu cintai? Pernahkah kamu merasa begitu membenci dengan seseorang tapi disaat yang bersamaan justru kamu tak biss berhenti mencintainya? Atau bisakah kamu menjelaskan bagaimana kamu benar-benar jatuh cinta pada seseorang? Hmmmh,,,Saya tak cukup punya pengalaman yang banyak tentang perasaan. Namun, Ketika saya ditanya; “Mengapa kamu sangat mencintai seseorang dengan amat sangat?” bagiku ini akan sama jawabannnya dengan pertanyaan: “Kenapa kamu suka sekali minum teh dari pada minum susu?” “Kenapa kamu suka warna biru bukan merah jambu?” Jawabanku: “Aku tak tahu, aku tak punya alasan apapun. Begitulah cara bekerja “Perasaan” sesuatu yang dialami tapi tak bisa dijabarkan secara logis jawaban dan penjelasannnya karena ini bukan masalah ilmu pasti 1 + 1 = 2.
Ya..Hari ini bisa saja kamu mencintai orang sedemikian rupa namun di kemudian hari kamu bisa jadi membencinya tak terhingga, begitu pula sebaliknya. Begitulah perasaan, terbolak-balik. Pernahkah kita berfikir siapa yang punya kuasa untuk membolak-balikkan hati seseorang? Allah SWT adalah yang Maha Membolak-balikkan hati kita. DIA yang senantiasa meneguhkan IMAN dalam hati kita dan bisa dalam sekejab DIA memalingkanmu dari IMANmu. Begitu juga masalah hati. Orang yang jahat sekalipun padamu dapat dibuatNYA menjadi orang yang paling mencintaimu kelak, begitu pula sebaliknya. Maka jangan pernah berhenti meminta padaNYA agar hatimu diteguhkan pada IMAN, diperlihatkan pada yang benar, disetiakan pada yang seharusnya, dibelokkan kembali hatimu jika hatimu terlanjur jatuh hati pada yang tak semestinya mendapatkan cintamu dan dilindungi hatimu dari segala penyakit hati, diingatkan hatimu untuk tetap teguh MengingatNYA sang Pembolak-balik hati ketika kamu sedang senang maupun susah sekalipun."YAAA MUQALLIBAL QULUB...TSABBIT QALBI 'ALA DIINIKA WA 'ALAA TO'ATIKA"

Selengkapnya...